STRATEGI SEO


STRATEGI SEO



→ Cara Kerja SEO Memahami prinsip kerja mesin pencari merupakan awal yang baik untuk menguasai SEO lebih jauh. Ketika seseorang melakukan pencarian di Google hasilnya dapat begitu cepat dihadirkan sesuai query yang diinginkan. Bagaimana Google dapat menemukan halaman-halaman web yang sesuai dengan query tersebut? Bagaimana pula cara Google menentukan urutan-urutan list dalam hasil pencarian?. Dalam perumpamaan sederhana Google dapat disamakan dengan sebuah buku besar yang memiliki indeks lengkap, mudah digunakan, dan mudah dicari. Ketika user melakukan pencarian, program Google melakukan cek terhadap indeks yang dimilikinya untuk menemukan dan menyusun hasil pencarian yang relavan sesuai dengan yang dicari. Ada 3 konsep atau proses kunci yang memungkinkan Google dapat melakukan hal tersebut yaitu: crawling, indexing dan serving/delevering.
a. Crawling Crawling adalah proses Googlebot (dapat juga disebut sebagai robot, bot spider, spiderbot) mencari halaman-halaman baru atau yang diperbaharui untuk ditambahkan ke dalam indeks google. Google menggunakan beberapa set komputer untuk mengambil miliaran halaman web. Program 60 Direktorat Pembinaan SMK (2013) Pemasaran Online l Gambar 3.4 Crawling Gambar 3.5 Googleboot Indexing Googlebot inilah yang bertugas melakukan pekerjaan tersebut dengan menggunakan algoritma untuk menentukan website atau halaman web mana saja yang akan diambil, seberapa sering crawl dilakukan dan berapa banyak halaman web yang akan diambil dari sebuah web. Proses penelurusan Google diawali dari list URL halaman web yang didapat dari proses crawling sebelumnya ditambah dengan referensi sitemap yang didaftarkan oleh para webmaster. Ketika Googlebot mengunjungi masing-masing halamaan website, maka akan menemukan link-link baru sebagai rujukan untuk ditambahkan ke dalam halaman indeks guna proses crawling selanjutnya. Perubahan pada website atau halaman web, dan link-link mati (dead links) atau rusak (broken links) menjadi referensi untuk memperbaharui indeks dengan hasil terbaru. Googlebot dijalankan dari beberapa mesin sekaligus untuk meningkatkan performa dan proses. Hal ini disebabkan web terus berkembang dan halaman web yang harus di-crawl semakin bertambah. Mesin-mesin yang mendistribusikan Googlebot tersebut letaknya tersebar di beberapa titik server. Tujuannya agar proses crawling suatu website cepat dilakukan melalui server terdekat dengan website tersebut.
b. Proses Pengindeksan(Indexing) Googlebot kemudian memproses masing-masing halaman yang ditelusurinya untuk mengumpulkan seluruh kata yang dibaca dan lokasi yang ditemukan kedalam sebuah indeks besar. Selain teks atau kata, Google juga memproses segala informasi atau tipe konten yang terdapat pada halaman web, baik dalam bentuk tag-tag script seperti: p (paragraph), a (link), head, body, meta, title serta atribut alt, rel, href, dan lain-lain. Namun Googlebot tidak dapat membaca dan memproses tipe file rich content seperti flash atau frame dan halaman-halaman dinamis. Direktorat Pembinaan SMK(2013) 61 Pemasaran Online l
c. Serving/Delevering (Menampilkan Hasil Pencarian) Ketika pengguna mesin pencari Google mengetikkan kata kunci tertentu di kotak pencarian (menuliskan query), mesin pencari akan mencari konten ke dalam indeks dan kemudian menampilkannya sebagai daftar hasil pencarian. Hasil pencarian tersebut dapat dipercaya Google sebagai hasil yang paling relevan bagi pengguna. Semakin besar daftar nomor urutan (semakin kebawah) semakin kecil nilai relevansinya. Tentu relevansi tidak hanya didasarkan pada kata kunci, tapi juga terdapat faktor lain salah satunya adalah PageRank. PageRank ini berkaitan dengan SERP yang selalu berubah setiap harinya, bahkan setiap jam. Selain PageRank faktor lain yang sangat berpengaruh diantaranya; struktur/navigasi web, isi web(konten), popularitas web/link, dan lain-lain. Untuk mendapatkan ranking pencarian yang baik Anda harus memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan website terlebih dahlulu atau menjadi prinsip dasar SEO, yaitu memastikan bahwa Googlebot dapat menelusuri seluruh konten halaman webiste dengan baik, yang semuanya berkaitan dengan onpage SEO, misalnya penggunaan sitemap xml, sitemap HTML, menyusun strukur web yang komprehensif, penggunaan meta description dan title serta kualitas konten yang baik.

→STRATEGI SEO
1.MENENTUKAN SASARAN
2.MENENTUKAN KATEGORI KATA KUNCI
3. MENENTUKAN PESAING DI MESIN PENCARI
4. MELIHAT WEBSITE PESAING
5. MENETAPKAN STRATEGI


Tidak ada komentar:

Posting Komentar